NUSANTARAEXPRESS, TANJABTIM - Puskesmas Pandan Jaya Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjabtim Provinsi Jambi mendapatkan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang bersumber dari dana DAK Reguler tahun 2020 dengan pagu anggaran Rp.438.638.000 dan CV.Imbang Jayo Sakti sebagai pelaksana.

Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di puskesmas Pandan Jaya melihat dan memperhatikan berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No.82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air;

Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1990 tentang Pengendalian Pencemaran Air, Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup RI Nomor 13 Tahun 2010 Tentang Upaya Pengelolan dan Upaya pemantauan Lingkungan Hidup dan Surat Pernyataan Kesanggupan
Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup;

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 58 Tahun 1995 Tentang : Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Rumah Sakit atau puskesmas rawat inap;

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 1204/Menkes/SK/X/2004 tentang  Persyaratan Kesehatan Lingkungan.

Dari hasil pantauan Media Express Group di lapangan, pembangunan Ipal pada Puskesmas Kelurahan Pandan Jaya Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Provinsi Jambi menilai pihak pelaksana CV. Imbang Jayo Sakti mengerjakan asal-asalan, Pasalnya saat awak media melakukan investigasi ke titik kerja pembangunan menemukan salah satu pipa paralon pada penyambungan nampak bertempelkan lem isolatif.

Keteledoran pihak rekanan bisa saja membahayakan petugas Puskesmas atau masyarakat yang sedang berada di puskesmas, namanya Limbah pasti ada efek samping atau dampak nya.

Saat dikomfirmasi ke pihak pelaksana CV.Imbang Jayo Sakti via telefon, Rulli menjelaskan;

[nextpage title="Next"]

"Kami melaksanakan pekerjaan sesuai petunjuk gambar dan RAB"



jelasnya kepada Media Express Group, dan terkait standar pipa paralon pengolahan limbah, paralon putih Wapin atau Rucika Lite standar Iso, jawab Rulli. Semua berdasarkan gambar dan RAB.

Media Express Group kembali mempertanyakan terkait pekerjaan fisik pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sudah selesai apakah sudah serah terima.

"Kemungkinan dalam waktu dekat, TP4D Provinsi kemungkinan akan hadir pada serah terima kegiatan ini", jelas Rulli.



Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Timur belum dapat dikonfirmasi, karena pada saat melakukan investigasi di hari libur, Sabtu (16/01/2021). [Ayud007]

NUSANTARAEXPRESS, LABUSEL - Kesultanan Sei Toras berada di desa Sei toras kecamatan kampung rakyat kab, Labuhan Batu Selatan Kesultanan Sei toras pertama kali dipimpin oleh Tengku Abbas gelar Sultan Segar Alamsyah.

Tengku Abbas gelar Sultan Segar Alamsyah adalah anak kedua dari Raja Mangkuto Alam dan Cucu kedua dari Raja Batara Goerga Pinayungan Gelar Batara Goerga Sinomba Kesultanan Sei Toras.

[caption id="attachment_57377" align="aligncenter" width="568"] Foto 1 : Tengku NONG HAMZAH Sultan ke VIII https://www.facebook.com/azwaryasser12345[/caption]

Menurut data Belanda tahun 1866 menjelaskan, bahwa Kesultanan Sei Toras mempunyai kedudukan yang sama dengan Kesultanan Bilah, Kesultanan Panai dan Kesultanan Kota Pinang.

Berikut susunan nama Sultan Kesultanan Sei Toras Van Kesultanan Nagari Kampung Raja:

  1. Tengku Abbas Gelar Sultan Segar Alamsyah. Marhum Sei Toras Tengku Marhum Akhir Zaman.

  2. Tengku Raja Gonting. Tengku Raja Uncu. Tengku Sultan Tua Marhum Makam Pulau. Tengku Sultan Muda Marhum Makam Pulau

  3. Tengku Sultan Bahluddin Sei Brumun. Tengku Nong Hamzah Marhum Nagari Kampung Raja.

  4. Tengku Mahmud Salim Marhum Labuhan.

  5. Tengku Oetman Yusuf Marhum Nagari Kampung Raja. Tengku Amir Bahluddin Marhum Ujung Bandar.


[caption id="attachment_57378" align="aligncenter" width="568"] Foto 2 : TENGKU OETMAN YUSUF Sultan ke X https://www.facebook.com/azwaryasser12345[/caption]

[nextpage title="Next"]

Pada zaman Tengku Sultan Bahluddin pusat Kesultanan Sei Toras dipindah ke desa Tanjung Mulia sekitar Sei Berumun, tetapi Tengku Sultan Bahluddin melihat daerah tersebut tidak dapat ditanami oleh masyarakat karena daerah tersebut selalu terkena banjir oleh luapan Sei Brumun. Dan sekitar tahun 19OO Tengku Sultan Bahluddin memindahkan Pusat pemerintahan ke desa Tanjung Medan dan disinilah Tengku Sultan Bahluddin merubah nama kesultanan nya dari Kesultanan Sei Toras menjadi Kesultanan Nagari Kampung Raja.

[caption id="attachment_57376" align="aligncenter" width="581"] Foto 3 : TENGKU AMIR BAHLUDDIN Sultan ke XI https://www.facebook.com/azwaryasser12345[/caption]

Setelah Tengku Sultan Bahluddin Wafat, maka pada tahun 1916 Kesultanan Nagari Kampung Raja dipimpin oleh Tengku Nong Hamzah menjadi Sultan ke VIII Kesultanan Sei Toras van Kesultanan Nagari Kampung Raja. Beliau sempat menjadi kepala wilayah Labuhan Batu pada tahun 195O dan juga menjadi Patih Labuhan Batu. [Rls]






NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA – Calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi sekaligus meminta doa restu kepada sejumlah mantan Kapolri untuk meminta dukungan serta wejangan sebelum mengemban tugas menjadi orang nomor satu di Korps Bhayagkara. Silaturahmi ini merupakan tradisi dan bentuk penghormatan kepada pendahulu.

Sejumlah mantan Kapolri yang disambangi antara lain, Jenderal (Purn) Sutarman, Jenderal (Purn) Timur Pradopo, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, Jenderal (Purn) Roesman Hadi dan Jenderal (Purn) Roesdihardjo.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, anjangsana ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan generasi muda Polri terhadap pimpinan Polri yang berjasa membentuk organisasi Kepolisian.

“Sebagai anak dan bapak, Pak Sigit meminta dukungan dan wejangan sekaligus silaturahmi kepada mantan Kapolri,” kata Argo dalam keteranganya, Sabtu (16//1/2021).

Dalam pertemuan itu, para mantan Kapolri memberikan pesan agar Listyo Sigit tetap menjaga soliditas internal dengan senior maupun dengan junior. Bahwa mengemban tugas sebagai Kapolri adalah merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan baik. “Juga menjaga sinergitas dengan TNI yang sudah sangat terjalin baik,” ungkap Argo.

Yang terakhir, kata Argo, pesan para senior agar Polri harus dipercaya oleh masyarakat dengan begitu dalam setiap melakukan tugasnya Polri mendapat dukungan.





NUSANTARAEXPRESS, KOTAWARIGIN BARAT - Untuk menumbuhkan minat membaca masyarakat, Babinsa Kumai Hulu, Koramil 1014-02/Kumai, Kopda Naim, membawa kendaraan sarana interaksi komunikasi sosial (Si-Komos) ke perumahan warga Gang Kapuk, Kumai Hulu, Kumai, Kotawaringin Barat, Sabtu (16/1/21).

Si-Komos adalah merupakan kendaraan roda tiga yang dimodifikasi menjadi perpustakaan keliling, dan dianggap lebih efektif untuk memberikan edukasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

Kopda Naim selaku Babinsa Kumai Hulu menjelaskan, mengingat masih masa pandemi Covid-19 membuat sebagian masyarakat enggan keluar rumah, sehingga menimbulkan rasa jenuh dan kurangnya informasi.

"Apalagi saat ini kita ketahui, anak-anak belum bisa bersekolah tatap muka dan proses belajar harus melalui daring," kata Kopda Naim, pada Jum'at kemarin.



Dikatakan juga, kehadiran Si-Komos juga untuk mengurangi anak-anak bermain game sehingga dapat mengganggu kesehatan. Si-Komos juga banyak menyajikan keunggulan di dalamnya, masyarakat bisa membaca dan mendapat edukasi serta pengetahuan tambahan.

Selain untuk memberikan tambahan informasi, kami juga melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat agar menerapkan 3 M yaitu, mencuci tangan baik sebelum dan sesudah beraktivitas, memakai masker dan menjaga jarak dengan menghindari kerumunan," pungkasnya. [Pendam XII/Tpr]

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Dalam memerangi narkoba, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Labuhanbatu, Muhammad Syahbani apresiasi open turnamen tenis meja Bilah Hilir Cup 1.
"Tentu kita mendukung turnamen ini", kata Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Labuhanbatu, Muhammad Syahbani.

Lebih lanjut, Muhammad Syahbani yang akrab disapa Uban ini mengatakan, sebagai induk organisasi tenis meja, pihaknya sangat mendukung open turnamen Bilah Hilir Cup 1. Terlebih kejuaraan ini dilaksanakan di Kecamatan oleh pegiat olahraga.

Sebab, dari daerah desa nantinya muncul petenis meja muda berbakat dan digembleng serta generasi muda terhindar dari narkoba.

“Kita bersyukur dan senang turnamen sudah mulai bergulir di tengah pandemi COVID-19 dan semoga pandemi cepat berlalu dan open turnamen terus berkesinambungan,” ujarnya.



Kegiatan yang digelar di Aula kantor Camat Bilah Hilir ini dihadiri 52 peserta tunggal dan 15 peserta ganda. Sistem permainan yang dipakai yakni sistem gugur.

Turnamen ini juga dihadiri perwakilan KONI Labuhanbatu, Azhar Rambe serta MUSPIKA setempat. [Her]

NUSANTARAEXPRESS, SULAWESI BARAT - Setelah meninjau dan menyampaikan Bantuan Presiden Jokowi di Kalsel, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., langsung bertolak ke Kabupaten Majene, Mamuju Sulawesi Barat, Sabtu (16/01/2021).


Adapun tujuan dari Panglima TNI untuk meninjau, melihat dan mendengar langsung serta menyerahkan bantuan dari Presiden Joko Widodo sebanyak 10.000 Paket Sembako kepada masyarakat yang terkena musibah bencana gempa bumi dengan kekuatan 6,2 SR dan telah memakan korban jiwa.


Kemarin (Jumat, 15/01/2021), Panglima TNI telah memerintahkan jajaran TNI untuk menerjunkan Prajurit dan bantuan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) untuk membantu korban gempa di lokasi tersebut.


Kegiatan diawali Panglima TNI dengan mengunjungi Posko pengungsian di Kantor Gubernur Sulawesi Barat dan menerima penjelasan dari Komandan Korem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P., terkait situasi dan kondisi terkini di wilayah Sulbar Pasca Gempa dan secara simbolis menyerahkan bantuan Paket Sembako dari Presiden Jokowi yang nantinya akan diberikan 10.000 paket.


“Saat ini TNI terus mempersiapkan langkah-langkah berikutnya, langkah evakuasi korban sudah dilaksanakan. Kemudian langkah berikutnya adalah memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban, untuk itu dalam beberapa hari nanti akan kita hadirkan KRI  dr. Soeharso, kebetulan saya lihat Lanal kondisinya bagus tidak ada kerusakan. Bagi korban patah tulang, termasuk korban-korban akibat yang lain bisa dirawat atau dioperasi apabila perlu di KRI Soeharso,” terang Panglima TNI.


Lebih lanjut Panglima TNI menekankan kepada jajaran, untuk para korban juga harus dipersiapkan bantuan sembako yang saat ini sudah mulai berdatangan, baik dari Jakarta melalui jalur udara dan dari wilayah-wilayah sekitar Mamuju. “Yang perlu diperhatikan adalah sistem distribusi bantuan yang saat ini sedang berjalan, harus benar-benar diamankan mulai dari pemberangkatan sampai menuju wilayah Mamuju,” ujarnya.



[nextpage title="Next"]



Panglima TNI menekankan pengawalan dari aparat TNI-Polri sampai bantuan tersebut  benar-benar sampai ke gudang dan petugas segera mendistribusikan karena masyarakat memerlukan bantuan tersebut.




“Kemudian yang berikutnya adalah bagaimana kita bersama untuk menormalkan kembali kebutuhan-kebutuhan masyarakat akan bahan bakar, kita lihat tadi masih adanya antrian kendaraan dan tugas kita adalah untuk berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menormalkan kembali, sehingga kebutuhan bahan bakar minyak khususnya bisa terdukung dengan baik dan termasuk juga kebutuhan akan listrik,” kata Panglima TNI.



Permasalahan-permasalahan lain contohnya beberapa gedung juga dalam kondisi hancur, Panglima TNI menginstruksikan kepada Pangdam, Danrem untuk menggerakan anggota untuk membersihkan puing-puing dan juga akan dibantu dari Batalyon Zeni.



“Semoga tidak terlalu lama kita bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di Mamuju ini dengan baik dan aktifitas perekonomian di Mamuju juga bisa berjalan dengan baik,” harap Panglima TNI.


Kegiatan dilanjutkan Panglima TNI dan rombongan meninjau RSUD Sulawesi Barat yang saat ini banyak menampung korban gempa. Di tempat ini Panglima TNI berdialog langsung dengan beberapa tenaga medis dan meninjau tenda-tenda darurat tempat perawatan korban. Setelah dari RSUD Sulawesi Barat, Panglima TNI mengunjungi Stadion Manakara untuk berdialog dengan korban gempa.


Panglima TNI juga membawa bantuan berupa, 7 Unit Tenda TNI, 1200 Tikar Plastik, 1000 selimut, 1000 dus mie instan, 2000 sarung, 100.000 masker medis, 170 box obat obatan, 432 box vitamin dan 300 dus air mineral botol.



Autentikasi :


Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Edys Riyanto, M.Si.

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN-PPWI) menyampaikan surat pengaduan masyarakat (dumas) terkait temuan Team Cacing Tanah PPWI atas dugaan pemalakan dan pemerasan yang dilakukan oleh oknum penyidik Bareskrim Mabes Polri, atas nama Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dr. Binsan Simorangkir, SH, MH, pada Jumat, 15 Januari 2021. Surat dumas PPWI tersebut telah dikirimkan ke sejumlah instansi terkait oleh Koordinator PPWI Regional Sumatera, Edi Suryadi, SE, bersama Pengurus PPWI Jakarta Selatan, Hendra Agus Susanto.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, melalui press release yang dikirimkan ke ratusan media, baik nasional maupun lokal, cetak maupun elektronik dan online, yang tersebar di seluruh tanah air. Menurut Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini, PPWI perlu menindaklanjuti temuan yang mengindikasikan adanya tindak pidana pemalakan dan atau pemerasan yang dilakukan oleh terduga AKBP Dr. Binsan Simorangkir, SH, MH, yang menjabat sebagai penyidik di Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri [1].



“Hari ini tadi kita sudah mengirimkan surat pengaduan masyarakat ke Kapolri dan Presiden Republik Indonesia terkait perilaku kriminal yang diduga melibatkan oknum penyidik Bareskrim Mabes Polri, AKBP Dr. Binsan Simorangkir, SH, MH,” kata Wilson, Jumat, 15 Januari 2021.

Lebih lanjut Wilson mengungkapkan bahwa surat dumas setebal 107 halaman yang dikirimkan atas nama PPWI Nasional itu ditujukan kepada 11 (sebelas) pihak/lembaga, yakni: Presiden RI, Kapolri, Ketua Kompolnas, Jaksa Agung, Ketua Komite I DPD-RI, Wakapolri, Irwasum Mabes Polri, Kabareskrim, Direktur Tipideksus, dan Kasubdit IV Tipideksus. “Selain dikirim langsung ke Kapolri dan unit terkait di Mabes Polri, kita juga menyampaikan langsung satu eksemplar laporan dumas itu ke Kepala Divisi Propam Mabes Polri,” imbuh jebolan pascasarjana bidang Global Ethics dari Universitas Birmingham, Inggris ini.

[nextpage title="Next"]

Dalam release-nya, Wilson secara detail menjelaskan bahwa surat dumas yang dikirimkan pihaknya cukup tebal, karena disertai lampiran yang cukup banyak. “Kita sertakan bukti-bukti tindak pemerasan yang dilakukan oleh yang bersangkutan, baik berupa print-out percakapan (chatting), foto barang bukti, dokumen penetapan pengadilan terkait kasus yang ditangani oleh oknum penyidik Binsan Simorangkir, dan pemberitaan di media massa,” tambah Wilson.



Selanjutnya, PPWI berharap Presiden dan para pihak terkait dapat memberi perhatian serius terhadap masalah ini. “Kasus peras-memeras, palak-memalak, dan praktek perilaku koruptif lainnya di institusi Polri sudah sangat memprihatinkan. Kita sudah pernah menyampaikan ini ke publik beberapa waktu lalu bahwa pola-pola koruptif seperti itu sudah membudaya di semua jenjang, level, dan unit penugasan para oknum polisi di republik ini [2]. Jika dibiarkan berlangsung terus-menerus, maka kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dan pemerintah akan tergerus dan sirna, akibatnya dapat menimbulkan pembangkangan publik,” jelas alumni pascasarjana bidang Applied Ethics dari Utrecht University, Belanda, dan Linkoping University, Swedia, ini berharap.

Kita sangat berharap, lanjut Wilson, melalui penindakan yang tegas dan tuntas terhadap oknum penyidik tersebut, para personil di institusi Bhayangkara itu akan meninggalkan kebiasaan menyalahgunakan wewenang dan menyengsarakan rakyat melalui UUD (ujung-unjungya duit) dan KUHP (kasih uang habis perkara). “Berdasarkan temuan team kita, oknum penyidik Bareskrim itu tidak hanya memeras korban, yakni warga yang sedang disidiknya (Leo Handoko, direktur perusahaan hebel di Serang, Banten – red), tetapi juga memeras notaris pembuat akta notaris perusahaan hebel itu. Dalam perkara yang ditangani oknum penyidik ini, Leo Handoko diperas uangnya, namun tetap masuk tahanan. Kita menduga kuat bahwa pihak yang melaporkan Leo Handoko, entah diperas atau dengan sukarela, telah memberikan sejumlah uang juga kepada oknum penyidik, atau kepada atasannya, sehingga kasus ini terus bergulir,” urai Ketum PPWI yang telah melatih ribuan anggota Polri, TNI, Guru, Dosen, Mahasiswa, PNS, wartawan, LSM, dan masyarakat umum di bidang jurnalistik ini dengan nada prihatin.

Dari fakta tersebut, Wilson mensinyalir adanya kinerja yang tidak benar di unit Direktorat Tipideksus selama ini. Mereka menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan ekonomi yang notabene melibatkan orang-orang berkantong tebal alias berduit. “Saya jadi teringat pernyataan seorang jenderal polisi berbintang dua beberapa tahun lalu bahwa unit di kepolisian yang dianggap lahan basah dan selalu diincar para polisi adalah reskrim dan lantas. Di dua unit itu banyak warga yang tersandung masalah berurusan ke sana, dan hampir pasti akan mengeluarkan sejumlah rupiah untuk kelancaran penyelesaian masalahnya. Modus umum yang digunakan adalah memutar-mutar perkara, cari-cari pasal, dan tidak jarang putar-balik fakta [3]. Tujuannya hanya satu, isi kantong para pihak berperkara berpindah ke kantong para oknum itu,” tutur Wilson yang banyak diminta bantuan oleh warga yang berurusan dengan oknum polisi di berbagai tempat.

[nextpage title="Next"]

Sebelum membuat surat dumas ke Kapolri dan Presiden RI, PPWI juga sudah memberikan saran kepada oknum penyidik Binsan Simorangkir agar segera bertobat dan berbenah diri. Semoga kasus yang menimpanya ini dapat menjadi pelajaran bagi dirinya dan para polisi lainnya di seluruh tanah air [4]. “Kita sudah sampaikan ke Pak Binsan Simorangkir agar mengambil hikmah dari kejadian ini. Kita sarankan juga agar yang bersangkutan secara transparan mengungkapkan para oknum yang terlibat dalam perkara kriminalisasi warga itu (dengan cara menggeser perkara perdata menjadi kasus pidana – red). Dia pasti tidak bekerja sendiri, minimal oknum atasan langsung Binsan tahu masalah ini,” pungkas Wilson Lalengke yang juga menjabat sebagai Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma) itu mengakhiri release-nya.

Catatan:

[1] Pak Kapolri, AKBP Binsan Simorangkir Palak Warga, Ini Hasilnya; https://pewarta-indonesia.com/2020/11/pak-kapolri-akbp-binsan-simorangkir-palak-warga-ini-hasilnya/

[2] Pak Kapolri, Ada Oknum Penyidik di Bareskrim Nyambi Jadi Pemalak; https://pewarta-indonesia.com/2020/11/pak-kapolri-ada-oknum-penyidik-di-bareskrim-nyambi-jadi-pemalak/

[3] Memutar-mutar Perkara, Modus Umum Para Oknum Polisi Menggali Tambang Duit; https://pewarta-indonesia.com/2020/02/memutar-mutar-perkara-modus-umum-para-oknum-polisi-menggali-tambang-duit/

[4] Kebobrokan Oknum Penyidik Bareskrim Terbongkar, Ini Saran Wilson Lalengke ke AKBP Binsan Simorangkir; https://pewarta-indonesia.com/2020/12/kebobrokan-oknum-penyidik-bareskrim-terbongkar-ini-saran-wilson-lalengke-ke-akbp-binsan-simorangkir/






NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA – Bareskrim Polri telah memeriksa dua karyawan PT Grab Toko (Grabtoko.com) sebagai saksi terkait kasus penipuan daring dan pencucian uang. Keduanya merupakan Supervisor dan Head Sales Grabtoko.com.

“Ada dua orang karyawan PT Grab Toko yang sudah dilakukan pemeriksaan, yaitu atas nama CD (30) selaku supervisor dan AR (39) selaku head sales,” kata Kabag Penum Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat konferensi pers virtual, Jumat (15/1/2021).

Ramadhan menuturkan pemeriksaan terhadap keduanya berlangsung kemarin. Sementara itu, beberapa karyawan lainnya akan menjalani pemeriksaan pekan depan.

“Pemeriksaan berlangsung Kamis kemarin. Sedangkan lainnya akan dilakukan pemeriksaan pada minggu depan,” tuturnya.



[nextpage title="Next"]

Bareskrim Polri sebelumnya mengungkapkan bos Grabtoko.com (Grabtoko), Yudha Manggala Putra (33), telah melakukan dugaan tindak pidana penipuan daring dan pencucian uang. Modusnya dengan menawarkan barang dengan harga sangat murah, lalu saat konsumen melakukan transaksi pembelian barang, barang tak kunjung dikirim kepada pembeli.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan Yudha diduga menggunakan uang konsumennya untuk berinvestasi dalam bentuk crypto currency. Sigit mengatakan dugaan tersebut akan diselidiki dalam berkas perkara terpisah dari berkas perkara yang saat ini disidik pihaknya, yaitu dugaan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik.





NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU -  Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT menyerahkan Beasiswa S1 kepada tiga orang Putra-Putri terbaik Labuhanbatu yang akan menuntut ilmu ke Universitas Al-Azhar Mesir Tahun 2021. Dirumah dinas wakil Bupati Labuhanbatu jalan Abdul Azis Kelurahan Padangmatinggi Kecamatan Rantau Utara Jum'at (15/1/2021)

Adapun putra-putri labuhanbatu yang menerima Beasiswa S1 ke Universitas Al-Azhar Mesir Tahun 2021 yaitu:
1. Ahmad Alwi Dalimunthe,
asal Kecamatan Rantau Selatan
Alumni PP Mawaridussalam, Tg. Morawa
2. Fadlan Harmein Harahap
Asal Kecamatan Rantau Selatan
Alumni PP Raudhatul Hasanah, Medan
3. Nurul Syarifah
Asal Kecamatan Panai Hulu
Alumni PP Raudhatul Hasanah, Medan

Labuhanbatu sebagai satu-satunya Kabupaten di Sumatera Utara yang konsisten memberikan beasiswa kepada putra-putri daerah Labuhanbatu untuk kuliah di Al Azhar Mesir. Semoga program keummatan ini terus berlanjut guna kaderisasi Ulama dimasa mendatang.ucap Bupati diselah waktunya.

H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT berpesan kepada penerima beasiswa agar kiranya belajar bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu selama di mesir. "Belajar bersungguh-sungguh cari ilmu sebanyak-banyaknya selama disana, karena kalian lah yang nantinya akan menjadi penerus ulama dikabupaten labuhanbatu yang kita cintai ini". ucapnya.



[nextpage title="Next"]

Dikesempatan itu ketiga Putra-putri Labuhanbatu penerima Beasiswa mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Labuhanbatu khususnya kepada Bupati Labuhanbatu yang telah memberikan beasiswa kepada mereka sehingga mereka dapat menimba ilmu di Universitas Al Azhar Mesir.

Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT juga melepas pemberangkatan rombongan mahasiswa penerima beasiswa S1 ke Universitas Al Azhar Mesir Tahun 2021 di Rumah Dinas Wakil Bupati Labuhanbatu Jl. Abdul Azis Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara.

Turut hadir Ketua Mui Labuhanbatu, Buya KH. M. Darwis Husain Lc., Ketua Al Azhar Centre Labuhanbatu, H. Rendi Fitra Yana, Lc. MHI. dan para asatidz Alumni Mesir, Ust H. Mara Sakti Harahap, Lc., Ust H. Supriadi Sarumpaet, Lc. Ust Amansyah Sinaga, Lc. Ust Taufik Sulaiman Rit, Lc. Serta para ulama. [Rahmad]

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT, tetap komitmen melaksanakan Program Keummatan Ibadah Shalat Jum'at Keliling (JUMLING) di Masjid Baiturrahman Desa Kampung Padang Dusun Sidodadi Kecamatan Pangkatan Jum'at 15/1/2021.

Usai mendengarkan Khotbah dari ustadz H.Aman Sinaga,Lc dan melaksanakan shalat berjamaah Bupati mengajak kepada seluruh masyarakat sekitar untuk meningkatkan dan mempererat persatuan dan tali persaudaraan pasca pilkada.

"Tidak ada lagi pengkotak-kotakan, tidak adalagi 01 atau 02, sekarang ini kita 0-0, kita semua bersaudara, jangan gegara pilkada menjadikan kita berpeca belah, mari bersatu untuk Labuhanbatu yang lebih baik lagi".



H.Andi juga menyampaikan, bahwa sebentar lagi akan dibangun pajak Aek Nabara yang baru yang lebih baik lagi, yang letaknya juga strategis tidak mengganggu pengguna jalan, semoga ini nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat labuhanbatu. Ujar Bupati.

Usai melaksanakan ibadah sholat jum'at, Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT menyapa masyarakat dusun sidodadi sekaligus menyantuni anak yatim piatu.

Turut hadir Para Pimpinan OPD Labuhanbatu, Kapolsek Pangkatan beserta jajaran, Camat Pangkatan, Kepala Puskesmas Pangkatan, Para Kepala Desa, BKM Masjid Baiturrahman, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Pangkatan, dan Jama'ah Sholat Jum'at. [Rahmad]
Diberdayakan oleh Blogger.